PESANTREN IIQ

- INSTITUT - ILMU - QUR'AN - JAKARTA -

“Yang Ta’abudy dan Ta’aquly”

Oleh: Ahsin Sakho Muhammad

Manusia sebagai hamba Allah (abdullah) adalah makhluk  ciptaan  Allah SWT yang sejak awal dibebani (taklif) untuk menjalankan ajaran dan “amanah” ilahi. Allah pada awalnya menawarkan  “amanah” kepada langit, kepada gunung, kepada bumi dan makhluk lainnya, tetapi kemudian hanya makhluk bernama manusia yang menyanggupi untuk mengemban “amanah” tersebut.

Pembebanan “amanah” kepada manusia, di satu sisi membuat manusia menjadi makhluk terhormat, karena menjadikan manusia sebagai “pengemban amanah”, tetapi di sisi lain manusia bisa menjadi bermasalah bila ia tergelincir tidak menjalankan amanah tersebut.

Read more: “Yang Ta’abudy dan Ta’aquly”

Ibadah Puasa Melatih Kesabaran

Oleh: DR. Ahsin Sakho Muhammad, MA

Allah menciptakan Jin dan Manusia hanya untuk beribadah. Tujuan penciptaannya adalah‘liya’budûn’, agar beribadah kepada Allah swt.  Memang secara sekilas sepertinya Allah membutuhkan ibadah makhluk. Untuk menghilangkan kesan demikian, maka Allah menyatakan dalam hadits Qudsi: “Aku sama sekali mengharapkan mereka itu memberikan rizki apa pun”(wa mâ uriîdu an yuthimûnî).  Karena sesungguhnya Allah lah yang Maha Pemberi Rizki. Ini agar supaya tidak ada salah persepsi bahwa Allah menyuruh manusia untuk beribadah, karena Allah lemah dan butuh disembah. Karena Allah lah yang Maha Memiliki Kekuatan, “Dzul Quwwatil Matîn”.

Read more: Ibadah Puasa Melatih Kesabaran

 

voice of iiq

KOLOM PENGASUH