PESANTREN IIQ

- INSTITUT - ILMU - QUR'AN - JAKARTA -

Peringatan Hari Santri Mahasantri IIQ Jakarta

Ahad, 22 Oktober—Berbagai macam cara dilakukan santri di seluruh Indonesia untuk memperingati Hari Santri, tidak terkecuali mahasantri Pesantren Takhasus IIQ Jakarta. Hari santri disambut dengan upacara bendera di lapangan Pesantren dengan pakaian khas ala santri, yakni bersarung. Upacara dipimpin oleh Bapak Abdul Rasyid, MA., Ketua Lembaga Bahasa IIQ (LBI) Jakarta. Dalam amanahnya, Pak Rosyid—panggilan akrab beliau—menjelaskan mengenai sejarah masa lalu para santri melawan penjajah. Pahlawan-pahlawan nasional kemerdekaan mayoritas juga berasal dari kalangan para santri. Meski gugur dalam medan juang, para pahlawan tetap memberi amanah agar umat selalu merapatkan barisan berjuang demi negara meskipun para pemimpinnya telah tumbang.

Selain upacara bendera ala santri, akan diadakan pula pembacaan shalawat nariyah setelah maghrib sebanyak 4444 di Masjid Pesantren. Shalawat nariyah tersebut khusus ditujukan untuk keamanan, kesejahteraan, dan kemajuan Bangsa Indonesia.

Di akhir peringatan Hari Santri, mahasantri diajak Nonton Bareng (Nobar) Film G30S/PKI sebagai bentuk penyebaran melek sejarah. Kaum santri zaman ini, meski tidak dihadapkan dengan musuh yang nyata, selalu diharap mampu menghadapi musuh pada zaman sekarang, baik kemalasan, kebodohan, dan berbagai usaha pihak-pihak yang ingin memporak-porandakan Bangsa Indonesia dan Islam. (HF)

 

voice of iiq

KOLOM PENGASUH